Programmable Logic Controller atau lebih dikenal dengan PLC pertama kali diperkenalkan oleh pendiri Medicon Corporation yaitu Richard E. Morley pada tahun 1969. Menurut National Electrical Manufacturing Assosiation (NEMA), PLC didefinisikan sebagai suatu perangkat elektronik digital dengan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-intruksi yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, sekuensial, timming, counting dan aritmatika untuk mengontrol suatu mesin industri atau proses industri sesuai yang diinginkan. PLC mampu mengerjakan suatu proses terus menerus sesuai variable masukan dan memberikan keputusan sesuai keinginan pemrograman sehingga nilai keluaran tetap terkontrol.
PLC pada awalnya sebagai alat elektronik untuk menggantikan panel relay. Pada saat itu PLC hanya bekerja untuk kondisi ON-OFF untuk mengendalikan motor, solenoid, dan actuator. Alat ini mampu mengambil keputusan yang lebih baik dibandingkan relay biasa. PLC pada awalnya banyak digunakan pada bagian otomotif. Sebelum adanya PLC, sudah banyak peralatan kontrol sequence, ketika relay muncul, panel control dengan relay menjadi control sequence yang utama. Ketika transistor muncul, solid state relay diterapkan untuk control kecepatan tinggi.
Dengan ditemukannya chip mikroprosesor pada tahun 1978, kemampuan computer untuk segala jenis system otomatisasi semakin meningkat dengan harga yang terjangkau. PLC merupakan computer digital sehingga memiliki processor, unit memori, unit control, dan unit I/O. PLC memiliki perbedaan dengan komputer dalam beberapa hal, antara lain :
1.PLC dirancang untuk berada di lingkungan industry yang mungkin banyak debu, panas, guncangan, dan sebagainya.
2.PLC harus dapt dioperasikan serta dirawat dengan mudah oleh teknisi pabrik.
3.PLC sebagian besar tidak dilengkapi dengan monitor, tetapi dilengkapi dengan peripheral portyang berfungsi untuk memasukkan program sekaligus memonitor data atau program.
Operasi yang dapat dilakukan oleh PLC antara lain :
1.Relay logic
2.Penguncian ( locking)
3.Pencacahan (counting)
4.Penambahan
5.Pengurangan
6.Pewaktu (timing)
7.Kendali PID
8.Operasi BCD
9.Manipulasi data
10.Pembandingan 11.Pergeseran
LADDER DIAGRAM
Diagram Ladder menggambarkan program dalm bentuk grafik. Diagram ini dikembangkan dari kontak-kontak relay yang terstruktur yang menggambarkan aliran arus listrik. Dalam diagram ladder terdapat dua buah garis vertikal dimana garis vertikal sebelah kiri dihubugnkan oleh sumber tegangan positif catu daya dan garis sebelah kana dihubungkan dengan sumber tegangan negatif catu daya.
Penulisan program ladder menggunakan bentuk pictoral atau simbol yang secara umum mirip dengan rangkaian kontrol relay. Tampilan program pada layar berbentuk elemen-elemen seperti normally open, normally closed, timer, counter, sequencer dll ditampilkan seperti dalam bentuk pictoral.
Peraturan secara umum da dalam menggambarkan program ladder diagram adalah :
1.Daya mengalir dari rel kiri ke rel kanan
2.Output koil tidak boleh dihubungkan secara langsung di rel sebelah kiri
3.Tidak ada kontak yang diletakkan disebelah kanan output coil
4.Hanya diperbolehkan satu output koil pada ladder line (rung)
Gambar Diagram Ladder
Diantara dua garis tepi dipasang kontak-kontak yang menggambarkan control dari switch, sensor atau output. Satu baris dari diagram disebut dengan satu rung. Input menggunakan symbol [ ] (kontak normally open) dan [/] (kontak normally close). Output dengan simbol ( ) yang terletak paling kanan.
OPERASI LOGIKA PLC
Kontak ON-OFF
Gambar kontak lampu on-off
Logika OR
Gambar operasi logika OR
Logika AND
Gambar operasi logika AND
Logika NOR
Gambar operasi logika NOR
Logika EXOR
Gambar operrasi logika EXOR
Logika EXNOR
Gambar operasi logika EXNOR
KONFIGURASI PLC
Konfigurasi utama dalam konfigurasi PLC yaitu :
1.Unit Power Supply
Berfungsi memberikan tegangan pada blok CPU PLC, biasanya berupa switching power supply.
2.CPU (Central Processing Unit) PLC
Bagian ini merupakan tempat pengolahan program sehingga system kontro yang telah kita desain dapat bekerja seperti yang kita inginkan. CPU PLC bervariasi tergantung merk dan tipe PLC-nya.
Hampir mendekati Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah, nah ada banyak yang musti dipersiapkan nih... coba kita lihat beberapa chech-list yang melibatkan 3 orang dalam prosesnya, antara lain mas Nasir, kang John dan sodara Broer.
1. Parkiran Ini hal penting bagi beberapa orang, contoh nich za bagi pemilik toko diseberang jalan perlu punya lahan parkiran yang luas, meskipun tokonya kecil tp klo parkirannya luas kan jd kayak buka showroom kan zo keren tho mas. Lebih penting lagi bagi orang tua yang anak cucunya mudik mengendarai bus, kereta, kapal dan pesawat. Bakal butuh lahan parkir lebih gede tuch...
2. Kartu bagi sodara-sodara dan khalayan umum yang mempunyai banyak maupun sedikit kenalan maupun rekan bisnis atau jaringan apalah dianggap perlu memiliki kelengkapan yang satu ini menjelang lebaran. Dari survei yang dilakukan oleh ketiga orang diatas, kartu ini memiliki banyak sekali kegunaanya. Contohnya nich za, Kartu Tanda Penduduk gunanya bwat ngurus administrasi di pemerintahan dan kegiatan yang memerlukan kartu tsb, Kartu Tanda Mahasiswa gunanya bwat nggampangin para mahasiswa kalo ditanya kuliah dimana (bisa juga digunain biar dapet akses nge-net gratis), Kartu Lebaran gunanya za bwat kasih ucapan utk temen yang gak bisa dikirim zmz atawa email ucapan, Kartu Remi dan Domino alias Kartu Gambling kalo ini mah gunanya banyak banget bisa bkin kegaduhan pas malem2, bikin ngumpul oang2, bikin orang bisa makan n minum, mengurangi pengangguran untuk sementara dan juga ikut mensukseskan program KB.
3.
(maaf untuk yang ke 3 dan selanjutnya menyusul ....)